Penelitian

1. Kualitas
Kualitas penelitian yang dilakukan oleh dosen Program Studi Geofisika dinilai cukup baik, hal ini dibuktikan dengan penelitian dosen yang didanai secara kompetitif di tingkat nasional melalui pemberian dosen muda, dan tingkat universitas kompetitif melalui DIPA yang tidak terganggu pada yang terakhir. lima tahun. Selain itu, jumlah studi telah meningkat selama tiga tahun terakhir dengan berbagai sumber pendanaan, termasuk membiayai sendiri, pendidikan tinggi, Kementerian Pendidikan Nasional, lembaga domestik di luar Kementerian Pendidikan Nasional dan lembaga asing.

Kualitas penelitian dipertahankan dengan menunjuk pengulas yang kompeten untuk meninjau penelitian dosen sehingga kualitas penelitian adalah kualitas yang baik. Seminar penelitian dilakukan setelah penelitian selesai untuk mempresentasikan hasil penelitian yang dihadiri oleh rekan dosen dan pengulas untuk memberikan kritik, saran dan masukan pada penelitian.

Kualitas penelitian untuk masa depan harus ditingkatkan dengan berpartisipasi aktif dalam kompetisi penelitian di tingkat nasional dan internasional untuk mendukung para dosen dalam mengembangkan bidang ilmiah mereka dengan implementasi penelitian yang berkualitas. Kualitas pengabdian masyarakat juga sudah baik, dilihat dari pelaksanaan rutin kegiatan pengabdian masyarakat dengan berbagai kegiatan. Layanan masyarakat dilakukan dengan berbagai jenis kegiatan, termasuk konseling, pemberdayaan masyarakat, dan layanan sosial. Tema kegiatan pengabdian masyarakat sesuai dengan bidang ilmiah masing-masing untuk memastikan kegunaannya sebagai upaya untuk menerapkan pengetahuan secara langsung kepada masyarakat umum dan juga untuk mendapatkan umpan balik, gambaran umum tentang kondisi lapangan yang dapat memicu gagasan penelitian atau pengabdian masyarakat berikutnya kegiatan.

Pada akhir kegiatan, diminta untuk menyerahkan laporan kegiatan sebagai bukti fisik dari pelaksanaan kegiatan. Kualitas layanan masyarakat harus ditingkatkan dengan kegiatan yang lebih bervariasi yang lebih bermanfaat langsung bagi masyarakat, menerapkan teknologi tepat guna dan memberdayakan masyarakat dengan memacu potensi dan kemampuan masyarakat. Dosen juga harus secara aktif bersaing dalam mengajukan proposal layanan masyarakat baik di tingkat universitas maupun di tingkat nasional.

2. Produktifitas
Produktivitas penelitian dosen Program Studi Geofisika UNHAS selama tiga tahun terakhir (2010-2016) dinilai masih kurang; 19 dosen tetap hanya menghasilkan 26 penelitian menggunakan DIKTI dan DIPA UNHAS. Dalam istilah lain, rata-rata, hanya sembilan studi dosen per tiga tahun. Produktivitas penelitian perlu terus ditingkatkan, terutama penelitian skala nasional, serta penelitian internasional.

Jumlah kegiatan pengabdian masyarakat dalam tiga tahun terakhir hanya delapan kegiatan. Masih perlu ditingkatkan untuk meningkatkan kuantitas dan kualitas kegiatan pelayanan masyarakat.

3. Relevansi Target
Sasaran kegiatan penelitian dan pengabdian masyarakat yang dilakukan oleh dosen Program Studi Geofisika adalah mereka yang relevan dengan bidang studi dan diupayakan dengan penyesuaian dengan roadmap penelitian di setiap bagian. Penyelarasan kegiatan ini meningkatkan kualitas dosen dalam kegiatan Tridharma.

4. Agenda Keberlanjutan, Penyebarluasan Hasil Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat
Program Studi Geofisika telah mengajukan anggaran untuk penelitian dan pengabdian kepada masyarakat setiap tahun melalui pengelolaan anggaran Program Studi Geofisika. Anggaran penelitian yang diberikan kepada dosen pada 2010 adalah 15 juta per dosen, dan anggaran pengabdian masyarakat adalah 10 juta per dosen. Hal ini dilakukan untuk memastikan bahwa penelitian dan pengabdian kepada masyarakat dapat berlanjut dengan lancar.

5. Keberlanjutan
Kegiatan penelitian dan pengabdian masyarakat dilakukan secara teratur dan berkesinambungan. Penelitian dari masing-masing dosen diarahkan untuk mengikuti roadmap penelitian sesuai dengan bidang mereka terlibat untuk mencapai keahlian pada tema tertentu.

6. Penyebaran
Penyebarluasan hasil penelitian dilakukan dengan menerbitkan laporan penelitian ke dalam jurnal, menyampaikannya dalam seminar ilmiah atau dimasukkan dalam poster seminar. Departemen Fisika memiliki jurnal ilmiah yaitu “Jurnal Fusi” yang menampung hasil laporan penelitian dosen Program Studi Geofisika yang relevan serta pihak luar yang masih dalam keluarga yang sama. Untuk menjaga kualitas, naskah itu ditinjau oleh mitra terbaik dari mereka yang berasal dari universitas terkemuka di Indonesia dan bahkan dari Chiba University, Jepang yang ditunjuk oleh jurnal Manager.

Meningkatkan penyebaran hasil penelitian dan pengabdian masyarakat di masa depan harus dilakukan dengan menerbitkan hasil penelitian dalam bentuk artikel ilmiah di Jurnal Ilmiah terakreditasi, dan menembus publikasi jurnal internasional untuk memperluas ruang lingkup penyebaran hasil penelitian. Penyebaran secara lisan dan poster di seminar dan lokakarya nasional dan internasional juga terus ditingkatkan di setiap Kongres HAGI (Perhimpunan Ahli Geofisika Indonesia), IAGI (Asosiasi Geofisika Indonesia), ISOI (Perhimpunan Ahli Kelautan Indonesia) dan konferensi nasional dan internasional lainnya.

Penyebarluasan hasil kegiatan pengabdian masyarakat dilakukan dalam bentuk laporan kegiatan dan digunakan sebagai referensi tambahan untuk kegiatan pengajaran dan gagasan penelitian. Program Studi Geofisika selalu mengajukan anggaran untuk penelitian dan pengabdian masyarakat setiap tahun melalui pengelolaan anggaran Program Studi Geofisika. Penyebarluasan hasil penelitian dan pengabdian kepada dosen juga dilakukan di tingkat seksi untuk menjaga kualitas dan mendapatkan masukan dari para seminaris dalam upaya mengembangkan tema penelitian dan pengabdian kepada masyarakat.

7. Kegiatan Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat dengan Dosen dan Mahasiswa
Dalam melakukan penelitian, dosen di Program Studi Geofisika selalu melibatkan mahasiswa. Keterlibatan siswa dalam penelitian dimulai dengan akuisisi data di lapangan, entri data pada hasil akuisisi dalam perangkat lunak dan berakhir pada pekerjaan menganalisis data. Hasil penelitian yang diperoleh dapat digunakan oleh siswa sebagai data referensi untuk Tugas Akhir mereka. Selain itu, siswa juga terlibat dalam kegiatan pengabdian masyarakat dalam bentuk konseling, pelatihan dan layanan sosial.

8. Jumlah dan Kualitas Kegiatan Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat yang Dilakukan oleh Siswa
Dalam kurun waktu tiga tahun jumlah mahasiswa Program Studi Geofisika yang mengikuti kegiatan penelitian dosen adalah 30 orang; dari 74 siswa, dapat diartikan bahwa setiap tahun, 10 siswa terlibat dalam kegiatan penelitian dan layanan. Siswa yang terlibat adalah mereka yang sedang melakukan atau mempersiapkan Tugas Akhir mereka. Partisipasi siswa dalam penelitian dapat mempengaruhi kualitas Tugas Akhir sehingga kualitasnya cenderung lebih baik. Ini mungkin karena standar minimum kegiatan penelitian mahasiswa yang disamakan dengan standar dosen dalam melakukan penelitian. Kecenderungan kualitas Tugas Akhir didukung oleh perangkat lunak, penelitian, dan alat analisis yang akurat yang dapat dipertanggungjawabkan.