Pelaksanaan UTS dan UAS

  1. TUJUAN

Bertujuan untuk menjelaskan persyaratan dan tata cara UTS (Ujian Tengah Semester) dan UAS (Ujian Akhir Semester)

  1. RUANG LINGKUP

Ruang lingkup MP UTS dan UAS meliputi:

  1. Jenis Ujian
  2. Jadual dan waktu ujian
  3. Ruang ujian
  4. Peserta ujian
  5. Pengawas ujian
  6. Persiapan dan tata cara pelaksanaan ujian
  7. Pengumuman hasil ujian
  1. REFERENSI
    1. Keputusan Rektor Universitas Hasanuddin Nomor 1870/H4/P/2009 tentang Peraturan Akademik Universitas Hasanuddin.
    2. Keputusan Rektor Universitas Hasanuddin Nomor 3763/H4/P/2008 tentang Kebijakan Akademik Universitas Hasanuddin.
    3. Keputusan Rektor Universitas Hasanuddin Nomor 3762/H4/P/2008 tentang Standar Akademik Universitas Hasanuddin.
    4. Keputusan Rektor Universitas Hasanuddin Nomor 1870/H4/P/2009 tentang Peraturan Akademik Universitas Hasanuddin.
    5. Peraturan Rektor Universitas Hasanuddin Nomor: 25000/UN4.1/OT.10/2016 tentang Organisasi Tata Kerja Fakultas dan Sekolah Universitas Hasanuddin
    6. SK Mendiknas No. 045/U/2002 tentang kurikulum Inti Pendidikan Tinggi
    7. Dokumen mutu ISO 9001:2015 Fakultas MIPA Unhas
    8. Manual Mutu FMIPA UNHAS.
  2. DEFINISI
    1. Ujian Tengah Semester adalah ujian yang diselenggarakan pada pertengahan semester.
    2. Ujian Akhir Semester adalah ujian yang diselenggarakan pada akhir semester setelah perkuliahan dan praktikum selesai.

V. URAIAN PROSEDUR

5.1. Jenis Ujian

  1. UTS dan UAS dapat dilaksanakan dalam bentuk ujian tertulis, take home assignment, dan atau ujian lisan
  2. Setiap semester, setiap mata kuliah sekurang – kurangnya menyelenggarakan dua kali ujian, yaitu UTS dan UAS.

5.2. Jadwal dan Waktu Ujian

  1. UTS dan UAS diselenggarakan berdasarkan kalender akademik UNHAS
  2. UTS dan UAS dijadwalkan pada hari dan jam kerja
  3. Penjadwalan UTS dan UAS dilakukan secara terkoordinasi oleh Departemen, Fakultas, Direktorat Pendidikan Tingkat Persiapan Bersama dan Direktorat Administrasi dan Penjaminan Mutu Pendidikan
  4. Penjadwalan diatur sedemikian rupa agar mahasiswa tidak dijadwalkan mengikuti ujian lebih dari dua mata kuliah dalam satu hari yang sama. Lamanya ujian disesuaikan dengan jumlah dan tingkat kesulitan soal: Untuk ujian tertulis di dalam kelas maksimal 3 jam

5.3. Ruang dan tempat duduk Ujian

  1. Ruang ujian disesuaikan dengan jumlah peserta ujian
  2. Jarak antar tempat duduk diatur sekurang – kurangnya 60 cm
  3. Tempat duduk mahasiswa peserta ujian ditentukan oleh dosen pengawas dengan pemberian nomor tempat duduk pada saat mahasiswa memasuki ruang ujian

5.4. Peserta Ujian

  1. Peserta ujian harus membawa KTM
  2. Peserta ujian adalah mahasiswa yang terdaftar sebagai peserta mata kuliah
  3. Peserta mata kuliah yang dapat mengikuti UAS adalah yang jumlah kehadiran dalam perkuliahan sekurang – kurangnya 80% dari jumlah tatap muka.
  4. Daftar peserta ujian dikeluarkan oleh Departemen satu minggu sebelum pelaksanaan ujian

5.5. Pengawas Ujian

  1. Dosen penanggung jawab mata kuliah menentukan pengawas ujian
  2. Pengawas ujian terdiri dari dosen mata kuliah yang bersangkutan dan dapat dibantu asisten
  3. Jumlah pengawas dan peserta ujian sekurang – kurangnya 1 : 40
  4. Apabila pengawas ujian berhalangan hadir harus memberitahukan kepada dosen koordinator dan ditentukan penggantinya.

5.6. Persiapan dan pelaksanaan ujian

  1. Dosen penanggung jawab mata kuliah menyiapkan soal ujian dan menyerahkannya ke Departemen selambat – lambatnya 3 hari sebelum pelaksanaan ujian
  2. Departemen memperbanyak soal ujian dengan memperhatikan aspek keamanan soal
  3. Jika ada ralat terhadap naskah ujian dosen menyampaikan ralat tersebut sebelum ujian dimulai dan tidak ada ralat pada saat ujian telah berlangsung
  4. Mahasiswa peserta ujian berpakaian rapi, bersih, sopan, dan bersepatu
  5. Mahasiswa peserta ujian membawa KTM (Peserta yang tidak membawa KTM diharuskan meminta surat keterangan dari Departemen)
  6. Peserta ujian dan pengawas mematikan telepon genggam (HP) selama pelaksanaan ujian
  7. Mahasiswa peserta ujian menandatangani daftar hadir ujian
  8. Mahasiswa peserta ujian tidak berbicara dan atau berkomunikasi dengan sesama peserta ujian selama ujian berlangsung
  9. Mahasiswa peserta ujian tidak saling meminjam alat tulis dan kalkulator
  10. Pengawas menegur dan mengeluarkan mahasiswa dari ruangan ujian jika diketahui mahasiswa tersebut melakukan kecurangan dalam menempuh ujian
  11. Pengawas membuat dan menandatangani berita acara ujian sebanyak dua rangkap, satu untuk Dosen Penanggung Jawab Mata Kuliah dan satu untuk Departemen setelah selesai ujian

5.7.Ujian Susulan dan Ujian Ulang

  1. Peserta ujian yang tidak hadir pada saat ujian dengan alasan yang sah meminta ujian susulan kepada dosen penanggung jawab mata kuliah selambat – lambatnya satu minggu setelah ujian dengan membawa surat ijin untuk dapat mengikuti ujian dari Departemen
  2. Dosen penanggung jawab mata kuliah menentukan waktu dan menyelenggarakan ujian susulan selambat – lambatnya satu minggu setelah mahasiswa meminta ujian susulan
  3. Jika diperlukan, Dosen penanggung jawab dapat menyelenggarakan ujian ulang bagi mahasiswa yang memperoleh nilai D dan E pada semester yang baru berjalan selambat – lambatnya satu minggu setelah nilai akhir mata kuliah diumumkan

5.8. Pengumuman Hasil Ujian

  1. Dosen penanggung jawab mata kuliah mengumumkan nilai ke mahasiswa peserta ujian selambat – lambatnya dua minggu setelah pelaksanaan ujian secara on line pada sim.unhas,ac.id dan setiap mahasiswa dapat mengaksesnya.
  2. Jika ada keberatan atas nilai ujian oleh mahasiswa peserta ujian menyampaikan keberatan tersebut ke dosen penanggungjawab mata kuliah selambat – lambatnya dua hari setelah pengumuman nilai
  3. Dosen penanggung jawab mata kuliah menyerahkan mengimput nilai secara on ilen  selambat – lambatnya 3 minggu setelah pelaksanaan ujian.