Sekilas Tentang Pembentukan dan Pemilihan Ketua IKA Geofisika Unhas

Perbincangan mengenai pembentukan Ikatan Alumni Geofisika FMIPA Unhas kembali mengemuka ketika Departemen Geofisika resmi terbentuk dan berdiri sendiri pada 22 Februari 2019. Dan semakin menghangat ketika Agus Salim (92) melemparkan topik tersebut di grup WA alumni geofisika, 11 Juni 2020. Diskusi berlangsung dinamis dengan tanggapan beragam dari alumni, utamanya terkait pertanyaan perlu tidaknya IKA Geofisika dibentuk.

Pak Erfan, angkatan 86 dan juga sekretaris Departemen Geofisika, menyatakan bahwa pembentukan ikatan alumni ini penting demi terbangunnya kerjasama yang baik antara departemen dan alumni. Dilanjutkan oleh Arif (12), mengungkapkan urgensi pembentukan IKA Geofisika dalam menunjukkan eksistensi diri dan sarana silaturahmi.

Diskusi kemudian berkembang ke Zoom Meeting yang dihadiri lebih dari 30 alumni termasuk di dalamnya Dekan FMIPA, Ketua dan Sekretaris Departemen Geofisika, beberapa dosen Geofisika, dan alumni Geofisika dari berbagai angkatan dan daerah. Semuanya sepakat untuk membentuk Ikatan Alumni Geofisika FMIPA Unhas dan menyerahkan proses selanjutnya kepada tim kecil yang kemudian disebut sebagai Panitia Persiapan Pembentukan IKA Geofisika.

Panitia persiapan pembentukan IKA terdiri dari 11 orang yaitu : Amin (93), Syamsurijal Rasimeng (92), Agus Salim (92), Andi Mannappiang (95), Hasbullah Idris (97), Syudkirman (98), Hasbullah (02), Hasbi (06), Alamsyah Wibowo (06), Erwin Anshari (06), serta Arif (12). Kesebelas orang ini ditugaskan untuk menyiapkan pemilihan Ketua IKA serta menyusun rancangan Anggaran Dasar/Anggaran Rumah Tangga (AD/ART).

Tantangan yang dihadapi panitia adalah rutinitas masing-masing panitia sehingga praktis diskusi antar panitia dilakukan melalui WhatsApp Group (WAG) di sela-sela kesibukan kerja. Meeting panitia via Zoom dilakukan pada malam hari, dan ini juga menjadi hal yang menarik karena perbedaan zona waktu yang meliputi waktu Indonesia Tengah dan Barat serta Waktu Saudi. Sehingga tidak jarang rapat berakhir hingga larut malam.

Berdasarkan kriteria dan mekanisme yang ditetapkan, panitia memberikan kesempatan kepada seluruh alumni untuk mengajukan bakal calon Ketua hingga tanggal 23 Juni 2020. Hingga batas waktu pukul 23.59 WITA, ditetapkanlah 11 bakal calon usulan dari alumni. Ada pun nama – nama bakal calon tersebut adalah:

1. Syudkirman (Angkatan 1998)
2. Agus Salim Maidin (Angkatan 1992)
3. Andi Mannappiang (Angkatan 1995)
4. Ivan Taslim (Angkatan 2003)
5. Muh. Hasbullah Idris (Angkatan 1997)
6. Muh. Rusli (Angkatan 1990)
7. Andi Ahmad Afandi (Angkatan 2003)
8. Mustaid Yusuf (Angkatan 1991)
9. Nur Hidayat Nurdin (Angkatan 2009)
10. Rosa Amelia (Angkatan 2001)
11. Suardana (Angkatan 2006)

Selanjutnya, panitia meminta kesediaan dari seluruh bakal calon untuk melengkapi berkas hingga hingga tanggal 24 Juni 2020. Dari 11 bakal calon yang ada, 4 orang yang bersedia dan telah melengkapi berkasnya. Mereka yang telah melengkapi mendaftar dan dinyatakan lengkap berdasarkan urutan pendaftaran adalah :

1. Agus Salim Maidin
2. Muh. Hasbullah Idris
3. Suardana, dan
4. Nur Hidayat Nurdin.

Penetapan calon yang sudah didiskusikan selanjutnya diumumkan kepada alumni tanggal 25 Juni 2020 pukul 14.00 WITA. Setelah penetapan, calon ketua IKA mulai melakukan kampanye dengan menampilkan profil serta visi misi masing-masing.

Malam harinya pukul 21.00 WITA panitia kembali melakukan meeting via zoom terkait mekanisme pemilihan. Diskusi panitia memutuskan untuk merubah mekanisme pemilihan kesepakatan awal berupa voting terbuka via Zoom menjadi voting tertutup via googleform.

Penetapan Ketua IKA Geofisika FMIPA Unhas via Zoom Online Meeting

Sisa waktu 2 hari betul-betul dimaksimalkan panitia guna meningkatkan partisipasi seluruh Angkatan dalam pemilihan Tanggal 27 Juni 2020. Panitia bersepakat untuk membagi tugas untuk menghubungi masing-masing Angkatan. Hasil kerja panitia dalam mengajak partisipasi seluruh Angkatan berhasil mengumpulkan 32 angkatan.
Sehari menjelang pemilihan panitia telah membuat grup khusus bagi pemilih, akan tetapi masalah baru muncul ketika jumlah pemilih yang telah didaftarkan berbeda dengan jumlah pemilih di WAG pemilih. Sehingga panitia bekerja lebih ekstra hingga hari pemilihan. Sementara, WAG pemilih yang telah dibuat panitia mulai ramai pertanyaan dari pemilih kepada 4 calon. Hal ini dilakukan panitia untuk memberikan kesempatan pemilih menilai calon Ketua IKA sebelum memberikan suaranya.

Pada hari pemilihan, sejak pagi panitia sudah mulai sibuk khususnya terkait daftar pemilih. Hal ini menjadi fokus utama dikarenakan masing-masing pemilih akan diberikan kode pemilih sebagai kode akses.
Sampai dengan tahap ini seluruh panitia saling memberikan support dan berperan aktif menyukseskan pembentukan IKA ini. Pukul 12.00 WITA daftar pemilih telah rampung disusun panitia. Beberapa menit berselang kode pemilih telah dirampungkan dan siap dikirimkan ke masing-masing pemilih.

Sementara proses pengiriman kode akses, panitia yang lain mencoba googleform yang telah dibuat untuk memastikan tidak ada kendala. Sebelum pemilihan dilaksanakan Pukul 14.00 WITA seluruh kode akses telah diterima oleh seluruh pemilih. Good Job!!!

Tepat Pukul 14.00 WITA panitia mengirimkan link pemilihan melalui WAG pemilih dan otomatis pemungutan suara resmi dibuka. Lima belas menit awal pemilihan suara yang masuk telah mencapai 23 orang dan terus meningkat.

Proses pemilihan bukan tanpa kendala, ada beberapa pesan whatsapp yang masuk ke panitia terkait kendala yang dihadapi pemilih. Sebagian besar pemilih mengeluhkan kode akses yang tidak dapat digunakan. Panitia pun bergerak cepat mencari permasalahannya, dan permasalahan yang terjadi disebabkan pemilih tidak log in ke akun google masing-masing sebelum memasukkan kode akses. Sampai disini, permasalahan dapat diatasi sehingga proses pemungutan suara bisa tetap berjalan lancar.

Batas akhir pemilihan pun ditutup panitia dengan jumlah pemilih yang memberikan suaranya sebanyak 88 orang. Panitia pun menyampaikan melalui WAG alumni bahwa penetapan Ketua IKA terpilih akan dilaksanakan 16.15 WITA. Akan tetapi suara yang masuk masih perlu dilakukan verifikasi sehingga membutuhkan waktu yang lebih lama.

Sementara disaat bersamaan panitia masih rapat bersama guna menentukan Ketua IKA terpilih. Panitia bersepakat akan mengumumkan hasilnya jika seluruh panitia telah lengkap. Hasil kesepakatan panitia menunjuk Syamsurijal Rasimeng untuk mengumumkan hasilnya.

Tepat 17.15 WITA panitia mengundang seluruh alumni untuk bergabung di meeting zoom untuk mendengarkan hasil pemilihan. Hasil pemilihan menetapkan Muhammad Hasbullah Idris (Aco) sebagai Ketua IKA pertama dengan perolehan suara 62,5%.

Dengan terpilihnya ketua IKA Geofisika FMIPA Unhas praktis tugas panitia kecil ini telah selesai. Ada banyak pelajaran berharga yang panitia peroleh selama kurun 7 hari kepanitian. Hal yang paling dirasakan adalah kentalnya rasa kekeluargaan baik panitia maupun alumni.

Diskusi alot serta terkadang perdebatan dapat terselesaikan dengan baik berkat rasa kekeluargaan tersebut. Kekeluargaan pulalah menjadi dasar IKA ini terbentuk. Semoga dengan adanya IKA Geofisika Unhas ini menjadi wadah bagi seluruh alumni, dosen, serta mahasiswa untuk bersilaturahmi sesuai harapan semua pihak.
Sebagai informasi tambahan, sampai saat ini pengurus sedang merampungkan Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga dan mematangkan komposisi pengurus IKA Geofisika Unhas untuk masa bakti 2020 – 2022 dan selanjutnya akan diajukan ke pengurus IKA Unhas untuk ditetapkan dan dilantik.

 

[Erwin Anshari (06) dan Syudkirman (98)]