UNIVERSITAS HASANUDDIN

  • id
  • en

DEPARTEMEN GEOFISIKA

FAKULTAS MATEMATIKA DAN ILMU PENGETAHUAN ALAM

Category Archives: Mahasiswa

Andi Fitra Faradhiba (H22116310)

Society of Petroleum Enggineers atau Hasanuddin University SPE Student Chapter telah menyelenggarakan mini workshop pada 27 April 2019 di Science Building Fakultas Matematika dan Ilmu Alam. Mini workshop dimulai dengan pengenalan SPE Universitas Hasanuddin kepada para peserta mini workshop.

Mini workshop dihadiri oleh mahasiswa Departemen Geofisika, Universitas Hasanuddin angkatan 2016, 2017 dan 2018. Sharing wawasan tentang “mahasiswa juga dapat berinvestasi” dan “investasi itu menabung,” dibawakan oleh Arasy Az-Zariat Throne yang merupakan SPE President Balikpapan Section dan Reservoir Engineer di Pertamina Hulu Mahakam.

Beliau menyajikan materi tentang bagaimana mahasiswa dapat mempersiapkan diri mereka dalam manajemen keuangan, dengan cara “menyimpan” selain mengelola keuangan dengan cara “uang cadangan”, mahasiswa dapat menginvestasikan keuangan sejak dini. Beliau mengungkapkan bahwa beliau membawa kasus ini karena pengalaman menontonnya sendiri yang dulunya sangat bergantung pada kartu kredit yang akhirnya menjadi kebiasaan. Oleh karena itu, dengan menghadirkan masalah seperti ini, beliau berharap mahasiswa sekarang dapat lebih meningkatkan diri dalam pengelolaan keuangan dengan baik agar kebutuhan masa depan dapat lebih terjamin.

Tentu saja sangat dihargai oleh para siswa yang menghadiri mini-workshop dengan harapan yang sama dengan apa yang diharapkan oleh Mas Throne.

Facebooktwittergoogle_plusredditpinterestlinkedinmail

Oleh Rifnaldo Karangan (H061171014)

Telah dilaksanakan field trip untuk mata kuliah Tektonik Indonesia pada 28 April 2019 di kompleks batuan Bantimala, Kecamatan Tondong Tallasa, Kab. Pangkajene dan Kepulauan, Prov. Sulawesi Selatan. Field trip kali ini dimaksudkan untuk mengamati dan mengidentifikasi secara langsung proses tektonik yang telah terjadi di Bantimala. Di dapati bahwa kompleks Bantimala yang didominasi oleh Rijang mengindikasikan bahwa di daerah ini dulunya merupakan laut dalam yang mengalami pengangkatan (uplift) pada saat terjadi pemekaran Selat Makassar. Peserta field trip ini ialah mahasiswa geofisika 2017 dan didampingi langsung oleh dosen mata kuliah Tektonik Indonesia ialah Dr. Muh. Altin Massinai, MT.Surv., serta beberapa asisten praktikum yang di pimpin oleh Laode Armin. Setelah field trip ini mahasiswa diharapkan dapat mengetahui proses tektonik apa saja yang telah terjadi dan material batuan apa saja yang ada di Bantimala kemudian hal tersebut dituangkan dalam bentuk sketsa saat di lapangan serta laporan praktikum.

Facebooktwittergoogle_plusredditpinterestlinkedinmail

Pada tanggal 4 – 7 April 2019 telah dilaksanakan kuliah lapangan yang merupakan satu mata kuliah wajib yang ditawarkan kepada mahasiswa semester 6 Departemen Geofisika. Pelaksanaan kuliah lapangan ini bertempat di Pantai Panrangluhu, Desa Bira, Kab. Bulukumba. Kuliah ini merupakan kuliah yang bersifat review dari seluruh praktikum yang ada sejak semester 2 hingga 6 yang mencakup praktikum geolistrik, seismik refraksi, perpetaan, arus, gelombang, pasang surut, sediment trap dan kelembaban udara. Di lapangan, para praktikan didampingi oleh sejumlah asisten yang dipimpin oleh Iswar Edis Saputra dan dihadiri pula oleh dosen dosen dari Departemen Geofisika. Kegiatan praktikum dimulai dari tanggal 4 April 2019 dengan memasang sediment trap dan dilanjutkan besoknya hingga tanggal 7 di pagi hari. Setiap malam dilaksanakan asistensi untuk mengetahui hal hal yang dikerjakan praktikan selama satu hariFacebooktwittergoogle_plusredditpinterestlinkedinmail

Pada tanggal 29 – 31 Maret 2019, telah dilaksanakan kuliah lapangan untuk mata kuliah Geologi Dasar. Kuliah lapangan ini bertempat di Kampus Lapangan Teknik Geologi Universitas Hasanuddin yang terletak di Dusun Daccipong, Desa Anabanua, Kab. Barru. Kuliah ini dimaksudkan untuk lebih memahami teori yang telah dipelajari di kelas dan melihat langsung objek berupa singkapan batuan di lapangan. Pada kuliah lapangan ini selain dihadiri oleh praktikan yang didominasi oleh mahasiswa angkatan 2019 juga didampingi oleh beberapa asisten praktikum yang dipimpin oleh Edi Wahyudi, simpatisan dan 4 orang dosen yakni Dr. Muh. Altin Massinai, MT.Surv., Syamsuddin, S.Si., MT., Sabrianto Aswad, S.Si., MT., dan Muhammad Fawzy Ismullah M., S.Si., MT. Praktikum ini dimulai dari keberangkatan dari kampus Universitas Hasanuddin di Tamalanrea pada sekitar pukul 15.00 WITA pada tanggal 29 Maret 2019. Pada tanggal 30 Maret 2019, seluruh praktikan melakukan penentuan posisi di peta lalu mengelilingi-mendaki-menuruni gunung sembari mengambil sampel singkapan batuan. Pada tanggal 31 Maret 2019 sedianya akan dilakukan praktikum lagi di kaki gunung yang berbeda namun dikarenakan hujan keras sehingga tidak dilaksanakan dan pada hari itu pula rombongan kembali ke Makassar.

Facebooktwittergoogle_plusredditpinterestlinkedinmail

Sebanyak 20 orang mahasiswa geofisika dikukuhkan sebagai alumni geofisika pada agenda yudisium tanggal 20 Maret 2019 di ruang seminar geofisika Gedung TNR lantai 2. Hadir pada kesempatan ini dosen dosen geofisika beserta para calon wisudawan geofisika.

Acara ini dimulai dengan pembukaan dan pembacaan ayat suci Al-Qur’an oleh Shabran. Acara kemudian dilanjutkan dengan sambutan oleh Ibu Dra. Maria, M.Si. dan Bapak Syamsuddin, S.Si., M.T.. Beliau menyampaikan harapannya agar kiranya para alumni tetap menjalin komunikasi dengan pihak kampus mengingat peran alumni cukup besar dalam proses akreditasi. Kemudian, sambutan dan yudisium Geofisika oleh Ketua Prodi Geofisika, Dr. Muh. Altin Massinai, MT.Surv., yang dalam sambutannya menyampaikan rasa bangganya kepada para mahasiswa yang sebentar lagi akan menghadapi kehidupan mengabdi di masyarakat luas. Tak lupa pula disampaikan bahwa Departemen Geofisika senantiasa menanti kehadiran para alumni kelak untuk berbagi ilmu, pengalaman dan wawasan para juniornya. Prosesi ini ditutup oleh penyampaian pesan dan kesan dari alumni yakni Yulmiati, S.Si.. Wisuda Periode III Tahun Ajaran 2018/ 2019 dilaksanakan pada tanggal 26 Maret 2019 untuk program sarjana.

Berikut nama calon wisudawan Departemen Geofisika pada Wisuda Periode III Tahun Ajaran 2018/ 2019 tanggal 26 Maret 2019:

1. Wahyu Saputra (2013)
2. Muhammad Adimaher Zamhuri (2013)
3. Muhammad Alqadri Samaun (2014)
4. Andi Armansyah (2014)
5. Muhammad Iqbal Rais (2013)
6. Ayushar Syarif (2014)
7. Yulmiati (2015)
8. lIlapadila (2014)
9. Dewi Rahmawati L.N (2013)
10. Nur Fitriani (2014)
11. Arini (2014)
12. Riska Awaliah Lestari (2014)
13. Dewi Rahma Ahmadi (2014)
14. Nuramila (2014)
15. Octaviena Agnes (2014)
16. Nur Arfah Sarifuddin (2013)
17. A. Siti Rafida (2014)
18. Aqramunnisah (2013)
19. Putri Wulandari (2014)
20. Fajriani Samrin (2015)Facebooktwittergoogle_plusredditpinterestlinkedinmail

Pada hari Rabu, 6 Maret 2019 mahasiswa Departemen Geofisika mengadakan kunjugan studi ke Stasiun Meteorologi Maritim Paotere dalam rangka studi Meteorologi Maritim. Sebanyak 14 mahasiswa tiba di lokasi pada pukul 9 pagi di halaman Stasiun Meteorologi Maritim Paotere didampingi oleh Prof.Dr.Eng. D.A. Suriamihardja, M.Eng. dan Dr. Erfan, M.Si. Mahasiswa diberi sambutan langsung oleh Kepala Stasiun Meteorologi Maritim Paotere Bapak Irwansyah Nasution, ST, M.Si. Setelah itu, pengenalan tentang BMKG oleh Bapak Mujahidin, S.Si yang dilanjutkan pengenalan alat dan pengolahan data secara langsung oleh Seksi Observasi Stasiun Meteorologi Maritim Paotere, Muhammad Fuad Islami, S.Tr. Di akhir kunjungan banyak hal yang disampaikan khusus seperti harapan untuk kegiatan ini menjadi kegiatan rutin tiap tahunnya sehingga menambah pengetahuan dan tentunya pengalaman yang baru untuk mahasiswa agar lebih dapat berkembang dari implementasi ilmu yang didapatkan di bangku kuliah.

Ditulis oleh Kasmawati H22116020Facebooktwittergoogle_plusredditpinterestlinkedinmail

oleh Riana Trisartika (H22116304)

Makassar 2018, Pada tanggal 15 – 16 Agustus 2017 Program Studi Geofisika Universitas Hasanuddin telah mengadakan Workshop yang berjudul “Safety Mining Operation” bertempat di Gedung TNR Lt.2 Program Studi Geofisika Universitas Hasanuddin yang dibawakan oleh Bapak Basdar Parwansah BS selaku Alumni Geofisika (2007) Universitas Hasanuddin, pemateri juga merupakan Pekerja di PT Pama Persada sebagai Kepala Bagian Operasi Sertifikasi, Workshop diselenggarakan selama 2 hari berturut-turut dengan jumlah peserta 15 orang yang berasal dari Mahasiswa Geofisika angkatan 2013, 2014, 2015 dan 2016 Universitas Hasanuddin.

Pada hari pertama, Workshop dimulai pada pukul 07.30 – 17.00 WITA dan dibuka langsung oleh pemateri, pada sesi pertama partisipan disajikan outline yang akan dibahas dan dibatasi dengan 5 materi diantaranya: HSE Value + K3LH Regulations, Personal Protective Equipment, Basic Environment, Basic Fire dan Basic Health. Setiap materi dibawakan dengan baik dalam bentuk Power point dan Video serta Partisipan juga diajak langsung untuk mengetahui masalah-masalah Seputar Kesehatan dan Keselamatan di Perusahaan pada khususnya. Setiap materi berlangsung selama 2 jam dan selebihnya digunakan untuk sesi sharing pengalaman bersama pemateri seputar tantangan-tantangan yang mahasiswa Geofisika biasanya akan dapatkan saat masuk dalam dunia kerja, seperti wokrshop lainnya terdapat coffee break yang digunakan untuk beristirahat dan menikmati snack yang disediakan oleh panitia.

Pada hari kedua, materi dilanjutkan dengan membahas: K3LH at Operasi Tambang, IBPR, JSA, Engineering Safety, dan materi tambahan mengenai tips dan trik lolos Interview dan cara membuat Curiculum Vitae yang baik bagi Fresh Graduate. Pada materi terakhir peserta langsung diarahkan untuk membuat CV dan akan diberi masukan langsung oleh pemateri mengenai kekurangan dan hal apa yang harus ditambahkan peserta pada CV nya agar menarik. Pada hari terakhir workshop berjalan dengan baik dan berakhir dengan foto bersama peserta dan pemateri. Berharap Workshop oleh Alumni ini dapat menjadi agenda tahunan oleh Program studi Geofisika agar terjadi regenerasi yang baik untuk Alumni dan Mahasiswa.Facebooktwittergoogle_plusredditpinterestlinkedinmail

Iksan Milham (H22116001)

 

Kali ini, kami dari Geofisika Unhas mengadakan sebuah perjalanan ke Mallawa di kabupaten Maros tepat pada tanggal 17 Maret 2018. Kegiatan ini merupakan bentuk pembelajaran di luar kelas dari mata kuliah Statigrafi dan Tektonik Indonesia. Sebelum berangkat ke lokasi pengambilan data, kami dihimbau untuk kumpul di kampus tepatnya di gedung TNR (Teknik Non Reguler) sebelum jam 07:00 pagi serta tidak lupa untuk menyiapakan beberapa perlengkapan lapangan dan alat tulis menulis guna mempermudah untuk mengambil data nantinya. Selang beberapa menit sekitar setengah jam, Dalmas yang merupakan kendaraan untuk menuju ke lokasi sudah tiba di titik kumpul. Segara kami mengangkat semua alat-alat yang akan digunakan di lapangan ke atas kendaraan. Sebelum berangkat, kami membaca doa bersama untuk keselamatan disepanjang perjalanan nantinya.

Sekitar pukul 10:30 kami tiba di lokasi lapangan, tepatnya di Desa Barugae. Kami kemudian berjalan dengan beberapa alat di tangan kami untuk mengambil data. Sekitar lima belas menit kemudian, kami dikumpulkan kembali untuk penyampaian beberapa hal mengenai apa saja yang akan dan perlu dilakukan pada saat mengambil data. Setelah itu kami kemudian dibagi menjadi beberapa team untuk mengambil data tertentu sesuai dengan yang sudah dibagikan sebelumnya.

Gambar 1. Pembekalan materi pengambilan data lapangan

Di sini, ada dua pos yang akan digunakan dalam mengambil data. Untuk pos pertama, kami akan mengambil data berupa ketebalam setiap perlapisan, strike dan dip, kenampakan bentuk lapangan dan tentunya adalah pengambilan sampel untuk mengetauhui batuan yang ada di pos ini.

Beberapa menit setelah sampai di pos pertama, sekitar empat orang naik ke puncak tebing untuk melakukan pengukuran dari atas ke bawah tebing. Pada lokasi pertama, ada sekitar empat lapisan yang diketahui dan diambil ukuran ketebalannya menggunkan meteran roll. Di pos ini juga ada perbendaan ketinggian perlapisan jika ditotal dari ketebalan setiap lapisannya. Di titik pertama kami mendapatkan ketinggian sekitar 840 cm, titik kedua sekitar 820 cm, dan titik ketida sekiatr 810 cm. Ada juga untuk titik pengambilan data yang telah terkena longsor sehingga dalam mengambil data kurang akurat.

Gambar 2. Pengambilan data untuk setiap ketebalan lapisan

Setelah mengambil data untuk ketinggian setiap perlapisan, kami kemudian mendengar beberapa arahan dari asisten dan dosen untuk mengambil data selanjutnya dan beberapa pelajaran mengenai cara mengenali batuan dari bantuk dan warana dari batuan yang diteliti. Beberapa kemudain, kami kembali mengambil data beruka strike dan dip pada pos pertama. Dari data yang didapatkan untuk strike dan dip terdapat lagi beberapa nilai yang berbeda. Di sini kami mengambil data dari tiga titik berbeda. Untuk titik pertama kami dapatkan 04o-50-39,3 S dan 119o-53-03,6 E. untuk titik kedua kami dapatkan 04o-50-39,9 S dan 119o-53-03,3 E. Kemudian pada titik ketiga kami dapatkan 04o-50-38,6 S dan 119o-53-03,3 E. dari data ini jelas bahwa ternyata dalam mengambil data seperti strike dan dip ini sangat dipengeruhi oleh posisi dan ketelitian dalam mengambil data. Akan lebih bagus mengambil data pada posisi kelurusan tebing ataupun batuan yang bagus dalam melakukan pengambilan data.

Gambar 3. Pengambilan data strike dan dip

Selanjutnya, setelah mengambil dua data tadi, kami menggambar kenampakan pada lokasi pertama tempat pengambilan data. Ini berguna untuk mengetahui posisi dan struktur perlapisan batuan. Kemudian mengambil sampel batuan untuk diteliti lebih lanjut lagi guna mengetahui batuan apa saja yang ada pada pos pertama ini. Beberapa menit kemudian kami berpindah ke lokasi selanjutnta, yaitu pos terakhir. Kali ini kami hanya diberikan waktu 2 jam lamanya untuk mengambil data. Hari itu juga cuaca sedikit mendung dan akan turun hujan jika kami melihat kondisi cuaca saat itu. Hal ini juga perlu diperhatikan, sebab dalam mengambil data lapangan yang paling penting adalah keselamatan kerja.

Ketika kami sampai pos selanjutnya, segera kami bergegas untuk mengambil data. Kali ini, dalam mengambil data lapangan sama saja dari pos sebelumnya. Cuman dari struktur lapisan dan ketinggian tempat pengambilan data saja yang membedakan. Serta kami hanya mengambil 2 titik saja dalam pengukuran. Untuk titik pertama, kami mendapatkan total ketebalan dari setiap lapisan dari bawah ke atas sekitar 14,40 m dan pada titik kedua sekitar 16 m dari empat lapisan. kemudian untuk pada pengukuran selanjutnya adalah mengambil data strike dan dip. Untuk titik pertama kami dapatkan sudur elevasi 04o-80o-49,40o S dan 119o-88-77,04 E. kemudian untuk tempat kedua kami dapatkan 04o-84-50,12 S dan 116o-88-46,59 E.

Gambar 4. Pengambilan data ketebalan perlapisan dan straight dan deep

Sekitar pukul 14:00 kami telah menyelesaikan pengambilan data dan hujanpun mengguyur lokasi titik kumpul. Tidak lami kami menunggu, hujan yang mengguyur tadi telah berhenti dan segera kami bergegas untuk kembali ke kampus. Semua barang-barang yang digunakan dalam mengambil data sudah dinaikkan ked almas guna mengefisieankan waktu yang digunakan sebelum pulang. Tidak lupa semua sampah yang dikeluarkan kami kembali mengambilnya sebab itu merupakan tanggung jawab kami untuk tidak mengotori lokasi pengambilan data. Pada pukul 14:30 kami melanjutkan perjalan ke kampus kembali dan sekitar 3 jam diperjalanan kami tiba di lokasi awal kumpul.

Facebooktwittergoogle_plusredditpinterestlinkedinmail

Article by : Andi Fitra Faradhiba (H221 16 310)

On December 9th 20117, SPE Unhas Student Chapter hold the last series of event called “Ambassador Lecture Program (ALP) 2017”. As we known that ALP was a series program that hold every year. On this third ALP 2017 series, with theme “Operation Geologist on Duty”, we are invited Mr. Joe Anderson Siadary as Senior Operation Geologist at Total E&P Indonesia. This series is talked about what the geologist do. Mr. Joe Anderson Siadary also talked about his experience from college until working in Total E&P Indonesie. The participants in this event from variety major where connected with the theme, like mining, geology and geophysics. Our event also followed by SPE STT Migas Student Chapter which have been watched the event via skype.

The main event was opened by Asriani as MC, Andi Fitra Faradhiba as Project Manager who gave some speech about this event to our participant and also gave thanked to Mr. Joe Anderson Siadary. While Mr. Sabrianto Aswad as Faculty Advisor of SPE Unhas SC gave his speech and at once opened the event, 3rd ALP series 2017 with theme “Operation geologist on Duty”, with officially.

The next session were the lecture as the main session. The lecture had been leads by Muh. Sarwan Hamid as a moderator. Mr. Joe Anderson Siadary explained his lecture about the kind of well, rig, drilling, and other thing related to geology and petrophysics. The speaker not only explain the geology itself, he also describes his experince working as a geologist. He said that working in oil and gas company had a diverse background which is geology, geophysics, mining, engineering, envirotment engineering, chemical engineering, etc. In addition, he also explained some of the skill that we are needed to become one of the employee in oil and gas company. One of them are communication skill, english skill, and also a high curiosity about something. “Expand your network. Don’t just hang out in the one university but also with other universities” he added.

After moderator closed the main session, the event was taken by MC, Asriani and followed by giving momento as symbol to closed the session for this 3rd ALP Seris 2017. We also take a picture with our participant and speaker.Facebooktwittergoogle_plusredditpinterestlinkedinmail

Tautan Akun

Masuk Akun Portal

Portal Akademik

Sistem Informasi Akademik

Info Akademik

LMS Unhas

LMS

Apps Unhas

Apps

Single sign on

SSO

Masuk Akun Webmail Unhas

Webmail

Masuk Akun Simlitabmas

Simlitab mas

Arsip

 

Alumni Geofisika

 

Alumni GF

Alumni

Kuesioner Pelacakan Alumni

Lacak.

Penilaian alumni oleh atasan

Pen. Atasan.